Blog

RIVAI SPORT BERSAMA GCT BADMINTON OUTING Ke DUFAN

RIVAI SPORT BERSAMA GCT BADMINTON OUTING Ke DUFAN image

Mempererat kebersamaan dan kekompakan tim, Rivai Sport dan GCT Badminton mengadakan tamasya bersama, ke Dufan pada 25 April 2018.

Acara yang digagas oleh owner Rivai Sport, Achmad Rivai dan owner GCT Badminton, Moh.Faris, berlangsung dengan seru selama satu hari.

Dimulai berkumpul pada pukul 08.00 di GCT Badminton yang beralamatkan di Jalan Taman Margasatwa no.12 Jatipadang, Jakarta Selatan. Ditutup dengan makan malam bersama di Bandar Djakarta.


Para Mantan Atlet Bulu Tangkis Sumbang Rp 38 Juta untuk Ricky

Para Mantan Atlet Bulu Tangkis Sumbang Rp 38 Juta untuk Ricky image

Legenda bulu tangkis Indonesia Hariyanto Arbi dan beberapa mantan atlet bulu tangkis lainnya memberikan donasi kepada atlet MMA (mix martial art) Ricky Asriel Refwalu yang tengah terbaring sakit. Sumbangan yang diberikan mencapai Rp 38 juta.

Untuk diketahui, Ricky harus menghabiskan biaya sebesar Rp 93 juta untuk operasi pecah tengkorak yang dialaminya di RS Pusat Otak Nasional Cibubur. Karena tidak memiliki biaya yang cukup, pihak manajemen harus menggalang donasi. Hal ini rupanya menggerakkan hati Hari.

Hari memaparkan, sumbangan tersebut bukan hanya berasal dari kas pribadinya saja.

"Saya kebetulan ada grup mantan atlet bulu tangkis Indonesia. Semua saya untuk bantu Ricky. Respons teman-teman ternyata cukup baik, dan terkumpul Rp 38 jutaan," ujar Hari saat dihubungi, Kamis (19/4).

Pekan lalu bersama sang istri, Hari sempat membesuk Ricky. Namun, karena kondisi yang masih cukup parah, Hari tidak berbicara terlalu banyak dengan Ricky.

"Kondisi Ricky cukup parah, dan ajaib dengan kondisi seperti itu bisa dibawa ke Jakarta. Kita doakan semoga Ricky lekas sembuh," kata Hari.

Untuk diketahui, Ricky mengalami pecah pada bagian tengkorak depan saat tengah menjalani pertandingan di Johor Internasional Muaythai Championship (JIMC) III 2018, Sabtu (7/4) lalu.

Ricky kala itu tengah bertanding melawan atlet Malaysia Muzz Antar di Stadium Tertutup Perbandaran Pasir Gudang, Johor, Malaysia. Kejadian ini juga sempat membuat Ricky masuk dalam fase koma.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, luka Ricky ternyata lebih parah dari yang diperkirakan. Tengkoraknya pecah hingga menyebabkan aliran darah tidak bisa mengalir ke wajahnya. Otaknya terluka dan tempurung kepalanya mengalami pendarahan. 

DIlansir : jawapos

Badminton Asia Championships Ajang Penilaian Ganda Putra untuk Thomas Cup

Badminton Asia Championships Ajang Penilaian Ganda Putra untuk Thomas Cup image

Turnamen bulutangkis se Asia, Badminton Asia Championships 2018, pekan depan akan dilangsungkan di Wuhan, Tiongkok. Tim Indonesia mengirimkan skuad terbaik, minus pasangan ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang absen karena Marcus baru saja melangsungkan pernikahan pada 14 April lalu.

Kejuaraan yang akan berlangsung pada 24-29 April 2018 ini juga menjadi ajang penilaian bagi tim ganda putra yang berada di bawah pimpinan kepala pelatih Herry Iman Pierngadi. Herry bakal menilai penampilan sejumlah pasangan ganda putra, terkait persiapan menuju Piala Thomas 2018.

Indonesia punya empat wakil ganda putra di BAC 2018. Mereka adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Angga Pratama/Rian Agung Saputro dan Berry Angriawan/Hardianto.

"Test terakhir ada di BAC. Turnamen ini jadi patokan akhir, bukan penentu ya, beda lho. Kalau penentu itu pasti, artinya siapa yang terbaik di BAC itu pasti masuk tim, kalau patokan ya kita lihat lagi. Penilaian ini sudah berjalan dari awal tahun, pada turnamen di Malaysia, Indonesia, India, Jerman, Inggris dan Asia Team Championships di Malaysia," jelas Herry saat ditemui badmintonindonesia.org

"Sampai saat ini saya terus mempersiapkan Hendra/Ahsan, penampilan mereka cukup baik di Asia Team Championships lalu. Dalam team event, pengalaman mereka sebagai senior memang penting untuk tim," tutur Herry.

Satu slot ganda putra sudah hampir pasti diamankan pasangan Kevin/Marcus. Setelah beberapa kali absen latihan demi mempersiapkan hari pernikahannya, Marcus akan kembali latihan pada minggu depan. Meskipun demikian, absennya Marcus dipandang Herry bukanlah suatu masalah bagi pasangan yang dijuluki pemain putra terbaik tahun 2017 oleh BWF (Federasi Bulutangksi Dunia).

"Mau diuji bagaimana lagi? ha ha ha, ya tinggal dijaga saja kondisinya, mereka sudah membuktikan penampilan di beberapa turnamen. Mungkin setelah married mainnya lebih terbang-terbang, karena kan happy sudah menikah, ini bisa saja," canda Herry.

"Minggu depan Sinyo (Marcus) sudah balik latihan kok. Saya kasih waktu satu minggu, dia mau honeymoon dulu ke Labuan Bajo. Kalau Kevin tetap latihan terus seperti biasa," pungkasnya.

Di BAC 2018, tim Indonesia akan diwakili oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan lainnya. Informasi seputar turnamen BAC 2018.

Dilansir : badmintonindonesia.org

Makanan Yang Dilarang Dimakan Pebulutangkis Putri Platnas Cipayung

Makanan Yang Dilarang Dimakan Pebulutangkis Putri Platnas Cipayung image

Tidak dapat dipungkiri jika makanan jadi salah satu pendukung performa atlet. Apalagi sebagai orang yang butuh bergerak banyak, atlet butuh asupan nutrisi yang tepat agar tidak cedera.

Menyadari hal ini, Eng Hian, pelatih sektor ganda putri Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia pun memantai pola makan atlet-atletnya.

Seperti pada tahun 2017 lalu, Ia sempat menerapkan beberapa aturan untuk atlet bulutangkis, khususnya ganda putri.

Ia melakukan hal tersebut agar performa mereka tetap bagus dan daya tahannya juga semakin meningkat.

Lakukan Inspeksi Mendadak

Langkah pertama yang dilakukan Eng Hian adalah meminta para atlet untuk mengurangi karbohidrat dan memperbanyak protein.

Menurutnya, sebagian besar atlet sudah paham pola makan yang harus mereka jalani.

Sebagai pengganti asupan karbohidrat dari nasi putih dan roti, Ia merekomendasikan umbi-umbian rebus dan nasi merah.

Namun pada hari latihan daya tahan, atlet diperbolehkan memperbanyak asupan karbohidrat untuk energi tubuh, termasuk roti dan nasi.

Kalau untuk makanan ringan, Ia mengaku masih memperbolehkan atlet ganda putri mengonsumsi makannan berbumbu sesekali agar tidak merasa bosan.

Uniknya, Eng Hian sempat meminta kepala asrama putri Pelatnas PBSI untuk melakukan inspeksi, lo!

Dari hasil inspeksi tersebut ditemukan banyak camilan dan makanan lain yang harus disita karena tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain pola makan, Eng Hian juga tidak melupakan latihan fisik.

Namun selain bulutangkis, olahraga lain yang boleh dilakukan para atlet ganda putri hanyalah renang. Ia mengaku tidak memprogarmakn variasi latihan dengan bermain sepakbola atau basket karena resiko cederanya akan lebih besar.

Atlet ganda putri yang menjalani pola makan ini adalah Greysia Polii, Della Destiara Haris, Rosyita Eka Putri Sari, Anggia Shitta Awanda, dan Apriani Rahayu.

Asupan makananpun harus dijaga ketat agar tidak kecolongan. Tapi demi prestasi, apapun akan dilakukan dan pulang dengan membawa kabar baik untuk Indonesia. 

Dilansir : Juara. net

Ronald/Annisa Runner-Up China Masters 2018

Ronald/Annisa Runner-Up China Masters 2018 image

Pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika menjadi runner up di ajang China Masters 2018. Keduanya harus mengakui keunggulan Guo Xinwa/Li Xuanxuan (Tiongkok), dengan skor 17-21, 21-7, 19-21. 

Dalam pertarungan perebutan titel juara yang berlangsung di Agile Stadium ini, Ronald/Annisa kewalahan dengan permainan menyerang yang diterapkan Guo/Li dari awal game. 

"Dari pertama kami memang ketinggalan terus. Di game kedua mereka lebih banyak main di depan net, dan ini bisa kami atasi. Tetapi di game ketiga, mereka ubah permainan lagi dengan banyak mengarahkan bola ke belakang. Waktu kami kejar-kejaran angka, kami kalah sabar, karena pertahanan lawan cukup rapat," ungkap Annisa kepada Badmintonindonesia.org.

Turnamen ini merupakan turnamen pertama bagi Annisa yang baru saja kembali bertanding setelah absen tujuh bulan karena mengalami cedera lutut kanan. 

"Kami belum puas dengan hasil di turnamen ini, karena kalahnya tipis, seharusnya kami bisa," sebut Annisa. 

Li pernah dipasangkan bersama Zhang Nan, salah satu pemain ganda campuran terbaik Tiongkok. Bersama Zhang, Li tercatat pernah menumbangkan sejumlah pemain-pemain senior dunia. 

"Iya, memang Li pernah berpasangan dengan Zhang. Li ini lebih sabar dan lebih ulet dibanding lawan kami di semifinal," sebut Ronald. 

"Di game pertama kami sulit keluar dari tekanan, mereka langsung bermain menekan dari awal dan kami kurang antisipasi. Pada saat kedudukan imbang 15-15 di game ketiga, kami melakukan kesalahan-kesalahan sendiri karena kami kurang sabar," tutur Ronald. 

Setelah China Masters 2018, Ronald/Annisa rencananya kembali berburu gelar di ajang Australia Open dan New Zealand Open 2018. 

Berikut hasil lengkap China Masters 2018: 

Ganda Campuran
Guo Xinwa/Li Xuanxuan (CHN) vs Ronald Alexander/Annisa Saufika (INA) 21-17, 7-21, 21-19

Tunggal Putri
Li Xuerui (CHN) vs Kim Ga Eun (KOR) 16-21, 21-16, 21-18

Tunggal Putra
Lin Yu Hsien (TPE) vs Lu Guangzu (CHN) 12-21, 21-12, 21-14

Ganda Putri
Du Yue/Li Yinhui (3/CHN) vs Huang Dongping/Li Wenmei (CHN) 21-16, 21-17

Ganda Putra
Han Chengkai/Zhou Haodong (CHN) vs Di Zijian/Wang Chang (CHN) 19-21, 21-17, 21-16

Dilansir : badmintonindonesia. org

Jadwal Pertandingan dan Tim Bayangan Piala Thomas dan Uber 2018

Jadwal Pertandingan dan Tim Bayangan Piala Thomas dan Uber 2018 image

Piala Thomas dan Uber 2018 semakin dekat, ajang perebutan supremasi beregu putra dan putri paling bergengsi ini akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei 2018. 

Tim Piala Thomas Indonesia menduduki peringkat ketiga di daftar unggulan, di bawah Tiongkok dan Denmark. Sedangkan Tim Uber Indonesia ada di posisi ketujuh, di bawah Jepang, Tiongkok, Korea, Thailand, Taiwan dan India. 

Hingga saat ini, PBSI masih terus mencari komposisi terbaik untuk tim inti yang akan diterbangkan ke Bangkok untuk membela Merah-Putih. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti membuka daftar nama-nama atlet yang dinominasikan menjadi bagian tim inti Piala Thomas dan Uber 2018. 

Sebanyak empat atlet tunggal dan enam atlet ganda (tiga pasangan) akan masuk ke dalam daftar tim inti Piala Thomas dan Uber 2018 yang bakal diumumkan dalam waktu dekat. Dari 32 atlet yang masuk nominasi, akan dipilih 20 atlet untuk mengisi 10 slot tim Piala Thomas dan 10 slot tim Piala Uber. BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) menetapkan tanggal 6 Mei 2018 sebagai hari terakhir penyerahan nama-nama tim inti Piala Thomas dan Uber 2018.

"Kami membuka kesempatan bagi semua untuk menjadi bagian tim Piala Thomas dan Uber, yang penting pokoknya untuk Indonesia," kata Susy kepada Badmintonindonesia.org. 

Program persiapan jelang Piala Thomas dan Uber juga telah dijalankan, terutama mereka yang tak mengikuti kejuaraan Badminton Asia Championships 2018 di Wuhan, Tiongkok. Rencana pelaksanaan sesi team building pun diungkapkan Susy, hal ini dimaksudkan untuk memperkuat kebersamaan tim jelang keberangkatan pada pertengahan Mei mendatang. 

"Kemungkinan akan ada sesi untuk team building, nanti akan dilihat dan disesuaikan lagi dengan jadwal dan program latihan atlet-atlet," tutur Susy. 


Berikut Nominasi Tim Piala Thomas dan Uber 2018: 

Tim Thomas 

Tunggal:
Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, Sony Dwi Kuncoro

Ganda: 
Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan, Hardianto Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ade Yusuf Santoso, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro

Tim Uber

Tunggal:
Fitriani, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska Tunjung, Dinar Dyah Ayustine, Ruselli Hartawan

Ganda:
Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Anggia Shitta Awanda, Della Destiara Haris, Rizki Amelia Pradipta, Nitya Krishinda Maheswari, Yulfira Barkah, Rosyita Eka Putri Sari



Jadwal Pertandingan Piala Thomas dan Uber 2018

Penyisihan Grup 
Minggu, 20 Mei 2018
Piala Thomas Grup B
09.00 WIB Indonesia vs Kanada

Senin, 21 Mei 2018
Piala Uber Grup D
14.00 WIB Indonesia vs Malaysia 

Selasa, 22 Mei 2018
Piala Uber Grup D
09.00 WIB Indonesia vs Perancis

Piala Thomas Grup B
19.00 WIB Indonesia vs Thailand

Rabu, 23 Mei 2018
Piala Uber Grup D
09.00 WIB Indonesia vs Tiongkok

Piala Thomas Grup B
Indonesia vs Korea

Knockout Stage
Kamis, 24 Mei 2018
09.00, 14.00 dan 19.00 WIB
Perempat Final Piala Thomas dan Uber

Jumat, 25 Mei 2018
12.00 WIB
Semifinal Piala Uber

18.00 WIB
Semifinal Piala Thomas

Sabtu, 26 Mei 2018
13.00 WIB
Final Piala Uber

Minggu, 27 Mei 2018
13.00 WIB
Final Piala Thomas

Dilansir : badmintonindonesia.org

Platih Konfirmasi Mundurnya Ricky/Debby di China Masters 2018

Platih Konfirmasi Mundurnya Ricky/Debby di China Masters 2018 image

Kurangnya persiapan membuat pasangan ganda campuran Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto terpaksa mundur dari ajang China Masters 2018. Hal ini diungkapkan sang pelatih, Richard Mainaky. Ricky/Debby rencananya akan dikirim bertanding ke Osaka International Challenge, China Masters dan Badminton Asia Championships (BAC) 2018, New Zealand Open 2018 dan Australia Open 2018. Namun dua turnamen pertama akhirnya harus dibatalkan, kini Ricky/Debby dipersiapkan untuk mengikuti BAC yang akan dilangsungkan akhir bulan ini di Wuhan, Tiongkok. 

"Persiapan mereka masih kurang, Ricky juga mengalami cedera di otot paha kanan. Tidak memungkinkan untuk mereka mengikuti semuanya," kata Richard yang ditemui di Pelatnas Cipayung, Rabu (11/4). 

Ricky/Debby tengah mengejar poin untuk mendongkrak rangking dunia mereka saat ini yang berada di peringkat 121 dunia. Absennya Ricky/Debby di Osaka dan China tak membawa pengaruh pada posisi peringkat dunia mereka untuk dapat mengikuti turnamen Indonesia dan Malaysia Open 2018. 

Bicara soal Asian Games 2018, Richard mengatakan akan membuka kesempatan bagi semua pasangan untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai ganda campuran kedua setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang ditarget medali emas. 

"Pemerintah maunya bulutangkis mengirim wakil terbaik dan unggulan, kalau dilihat dari rangking, di posisi kedua masih diisi Debby dan Praveen Jordan. Kalau status sudah unggulan, maka undiannya akan lebih enak, peluang untuk meraih medali lebih besar," kata Richard. 

"Tetapi seandainya Praveen/Melati (Daeva Oktavianti), Ricky/Debby atau Hafiz (Faisal)/Gloria (Emanuelle Widjaja) bisa melesat bagus sekali dalam beberapa kejuaraan sebelum Asian Games, tidak menutup kemungkinan juga. Tetapi ya resiko pasangan baru, undiannya di babak awal bisa saja bertemu unggulan," tambahnya. 

Richard juga membeberkan bahwa akan ada perubahan susunan pasangan ganda campuran utama setelah Asian Games 2018.

"Saya belum bisa bilang siapa, karena saya mau mereka fokus dulu dapat yang terbaik di Asian Games," pungkasnya.

Dilansir : badmintonindonesia.org