Setyana Mappasa Ambil Bagian di Indonesia Open SSP 2016

28 May 2016 Setyana Mappasa Ambil Bagian di Indonesia Open SSP 2016

Indonesia Open 2016 menjadi turnamen yang sangat emosional bagi pebulutangkis wanita Australia, Setyana Daniella Florencia Mappasa. Dia adalah atlet kelahiran Manado yang memilih melepas kewarganegaraan Indonesia.

Sudah hampir tiga tahun Setyana menghilang dari dunia bukutangkis Indonesia. Mantan rekan duet Rosyita Eka Putri Sari itu mulai bermain bulutangkis di Australia sejak setahun terakhir. "Saya diajak pelatih di sana (Australia) untuk bergabung," katanya di Kedutaan Besar Australia.

"Saya sudah pindah kewarganeragaan sejak dua tahun 10 bulan. Sebenarnya saya sangat suka di Indonesia, tapi ada satu-dua hal yang membuat saya harus ke Australia, salah satunya adalah keluarga banyak yang tinggal di sana," ucap Setyana menambahkan.

Awal bulan ini, untuk pertama kalinya sejak berganti kewarganegaraan, Setyana bakal menghadapi mantan rekan-rekannya. Indonesia Open menjadi kiprah pertamanya memperkuat Australia. "Bisa jadi saya bakal melawan rekan duet saya saat masih membela Indonesia," ujar Setyana.

Meski bakal menjadi lawan di turnamen nanti, Setyana tidak membocorkan kelemahan-kelemahan pemain Indonesia. Dia hanya mengingatkan para pemain Australia kalau Indonesia punya segudang pebulutangkis hebat.

Jelang bergulirnya Indonesia Open yang tinggal menghitung hari, hati Setyana sangat berdebar-debar. Dia juga menyebut salah satu pemain Indonesia yang patut diwaspadai, yakni Greysia Polii. Bahkan, Setyana menyebut Greysia Polii sulit dibendung bila tampil di kandang sendiri.

"Sebenarnya sih biasa saja, tapi emosional juga. Indonesia punya banyak pemain bagus. Greysia Polii pemain yang bagus. Saya belum pernah lawan dia dan tak tahu cara untuk melawannya. Tapi saya sering melihat pertandingannya, dia sangat bagus," ucapnya mengakhiri.

Sumber: liputan6. com

Pebulu Tangkis Indonesia Siap Jajal Indonesia Open SSP 2016

27 May 2016 Pebulu Tangkis Indonesia Siap Jajal Indonesia Open SSP 2016

Usai berjuang di Piala Thomas dan Uber 2016, para pebulu tangkis Indonesia siap menjajal pertandingan Indonesia Open Super Series Premier 2016 di Istora Senayan, Jakarta.

Pada perhelatan turnamen yang akan digelar pada 30 Mei hingga 5 Juni itu, sebanyak 332 pemain dari 24 negara akan berlaga di Istora. Sebagai turnamen level premier, turnamen ini wajib diikuti oleh pemain yang bertengger di peringkat 10 top dunia. 

Kasubid Humas dan Sosial Media PP PBSI, Yuni Kartika mengatakan kesiapan para pemain Indonesia menjelang Indonesia Open sejauh ini sudah 100 persen.

Menurutnya, mereka memang sudah dipersiapkan untuk mengikuti serangkaian turnamen yang berdekatan dari mulai Piala Thomas dan Uber, Indonesia Open, dan Australia Open.  "Para pemain seluruhnya sudah siap ikut Indonesia Open," kata Yuni kepada Republika.co.iddi Jakarta, Kamis (26/5). 

Selain fisik dan soal kebugaran pemain, PBSI juga sudah mempersiapkan dari segi konsentrasi dan mental pemain. Meskipun Cina kerap menjadi lawan terberat Indonesia. Namun, kini kekuatan pemain sudah merata dan lawan dari negara manapun harus diantisipasi.

Pada ajang Piala Thomas lalu, tim Thomas Cina dan Korea justru tumbang lebih dulu. Sementara Denmark yang baru meraih gelar perdana Piala Thomas tahun ini justru yang bertahan dan menang di final.

Sebelumnya, Ketua Pembinaan Prestasi  PBSI, Rexy Mainaky mengatakan Indonesia menargetkan juara dari tiga nomor di Indonesia Open, yakni ganda putra, ganda campuran, dan ganda putri. Meski demikian, ia mengatakan PBSI berharap sektor tunggal putra dan putri bisa memberikan kejutan. 

Indonesia terakhir kali  meraih gelar di ajang turnamen ini pada 2013 lalu. Saat itu, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan naik puncak podium di hadapan publik Istora usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Ko Shung-Hyun/Lee Yong Dae di final. 

Rexy mengatakan Indonesia Open juga menjadi menjadi evaluasi terakhir bagi para atlet yang akan tampil di Olimpiade 2016. Turnamen ini menjadi tempat ideal untuk menguji kemampuan dan mengukur peta persaingan di Rio nanti. 

Sumber: republika. co.id

Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2016, 30 Mei-5 Juni Di Istora Senayan

26 May 2016 Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2016, 30 Mei-5 Juni Di Istora Senayan

Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2016, 30 Mei-5 Juni Di Istora Senayan. Jadwal Bulutangkis Indonesia Open 2016 akan segera di mulai. Pertandingan sesuai jadwal akan dimulai pada tanggal 30 Mei – 5 Juni 2016 di Istora Senayan dan akan disiarkan secara langsung oleh Trans 7. Jika anda ingin menyaksikan pertandingan secara langsung bisa melihat Daftar Harga Tiket dibawah ini.

Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2016. Jadwal Bulutangkis akan kembali dimeriahkan dengan pertandingan seru dari ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, yang akan berlangsung pada 30 Mei – 5 Juni 2016 di stadion Istora Senayan, Jakarta.

Sebagai event kelas premier dengan hadiah total 900 ribu Dollar AS, BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 bakal dipenuhi bintang-bintang bulutangkis papan atas, setidaknya mereka yang ada di peringkat 10 besar dunia, wajib untuk bertanding di turnamen kelas premier.

Pernah dinobatkan sebagai salah satu turnamen bulutangkis dengan penyelenggaraan terbaik di dunia, BCA Indonesia Open Super Series Premier bukan cuma menyajikan gelaran turnamen bulutangkis bergengsi, namun juga edutainment yang menghibur dan mendidik masyarakat. BCA Indonesia Open Super Series selalu tampil dengan kejutan-kejutan baru yang segar di tiap tahun penyelenggaraanya, tak heran jika event olahraga ini selalu dinantikan.

Dengan demikian Indonesia yang menjadi tuan rumah ajang Buliutangkis kelas atas ini tentu menginginkan para atletnya bisa meraih gelar Juara. Sebelumnya para Atlet Indonesia sebelum turnamen ini mereka mengikuti ajang Thomas dan Uber Cup 2016. Tim Thomas Indonesia hanya bisa menjadi Runner Up sementara Tim Uber Indonesia hanya sampai masuk babak semifinal.

Maka jelas dengan dukungan penuh suporternya para pemain akan tampil luar biasa untuk bisa meraih gelar juara di kandang sendiri. Potesi untuk meraih juara ada disetiap sektor. Seperti Tunggal Putera ada Tommy Sugiarto. Ganda Putra ada Hendra dan Ahsan, Ganda Putri ada Nitya dan Gresia Polli sementara Ganda Campuran ada nama Tantowi dan Lilliana namun untuk Tunggal Putri Indonesia belum memperlihatkan nama tangguhnya.

Untuk harga tiket pertandingan sendiri mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut diantaranya terjadi untuk harga tiket pada babak semifinal dan final. Bila tahun lalu tiket semifinal dan final kelas 2 dan 1 itu seharga Rp75 ribu dan Rp200 ribu, maka kali ini naik menjadi Rp100 ribu dan Rp250 ribu.

Sedangkan kategori VIP untuk semfinal dan final tidak mengalami kenaikan dan tetap sama seperti tahun lalu, seharga Rp500 ribu. Tersedia on court seating (di pinggir lapangan) mulai babak semifinal dan final dengan harga Rp900 ribu. Selain itu, tersedia pula harga tiket terusan selama 7 hari perhelatan turnamen, khusus untuk kategori kelas 1 dan VIP.

Berikut Harga tiket BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016:

Senin, 30 Mei 2016 (Babak kualifikasi)
Kelas 2 : Rp15.000
Kelas 1 : Rp25.000
VIP : Rp40.000

Selasa – Rabu, 31 Mei – 1 Juni 2016 (Babak 32 besar)
Kelas 2 : Rp20.000
Kelas 1 : Rp40.000
VIP : Rp60.000

Kamis, 2 Juni 2016 (Babak 16 besar)
Kelas 2 : Rp30.000
Kelas 1 : Rp75.000
VIP : Rp150.000

Jumat, 3 Juni 2016 (Babak perempat final)
Kelas 2 : Rp60.000
Kelas 1 : Rp125.000
VIP : Rp250.000

Sabtu – Minggu, 4-5 Juni 2016 (Babak semifinal dan final)
Kelas 2 : Rp100.000
Kelas 1 : Rp250.000
VIP : Rp500.000

Harga tiket terusan untuk 7 hari (30 Mei – 5 Juni 2016)
Kelas 1 : Rp650.000
VIP : Rp1.300.000

Sumber: radarindo. com

Daftar Pebulutangkis Indonesia yang Tampil di Turnamen Indonesia Open 2016

25 May 2016 Daftar Pebulutangkis Indonesia yang Tampil di Turnamen Indonesia Open 2016

Pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto, masuk dalam daftar pemain yang diturunkan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk bertarung di Indonesia Open 2016.

Turnamen berlabel Super Series Premier tersebut akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta, 30 Mei-5 Juni mendatang.

Menurut laporan BWF World Super Series, Senin (23/5), kompetisi berhadiah uang senilai $ 900 ribu atau setara Rp 12.2 miliar itu tidak hanya diikuti Praveen/Debby, namun juga diramaikan jagoan Merah Putih lainnya.

Pebulutangkis Indonesia akan bersaing di semua kategori, termasuk tunggal putra, putri, ganda putra, putri dan ganda campuran.

Keseluruhan pemain yang dikirim mencapai 35 pemain, yang terdiri dari 4 tunggal putra, 4 tunggal putri, 6 pasangan ganda putra, 13 pasangan ganda putri dan 8 pasangan ganda campuran.

Berikut adalah skuat asuhan Rexy Mainaky yang akan tampil di Indonesia Open 2016:

TUNGGAL PUTRA:

- Christie Jonatan

- Anthony Ginting

- Tommy Sugiarto

- Ihsan Maulana Mustofa

TUNGGAL PUTRI:

- Fitriani Fitriani

- Lindaweni Fanetri

- Hana Ramadhini

- Maria Febe Kusumastuti

GANDA PUTRA:

- Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi

- Markus Fernaldo Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

- Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido

- Hardianto Hardianto/Kenas Adi Haryanto

- Berry Angriawan/Ryan Agung Saputro

- Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

GANDA PUTRI:

- Jauza Fadhila Sugiarto/Apriani Rahayu

- Febriana Dwipujo Kusuma/Ribka Sugiarto

- Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta

- Rofahadah Supriadi Putri/Fransisca Angelica Rahardja

- Natasha Herloardjo/Angelica Caroline Mandang

- Agatha Emanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti

- Metya Inayah Cindiani/Febby Valencia Dwijayanti Gani

- Suarya Della Augustia/Komala Dewi

- Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari

- Anggia Shitta Awanda/Mahadewi Istirani Ni Ketut

- Lisa Ayu Kusumastuti/Vanadia Pranasa

- Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari

- Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii

GANDA CAMPURAN:

- Riky Widianto/Richi Puspita Dili

- Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika

- Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja

- Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet

- Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia

- Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani

- Praveen Jordan/Debby Susanto

- Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Sumber: analisadaily. com

Tiba Di Tanah Air, Tim Thomas dan Uber Dapat Sambut Hangat di Jakarta

24 May 2016 Tiba Di Tanah Air, Tim Thomas dan Uber Dapat Sambut Hangat di Jakarta

Kembali ke Tanah Air, tim Thomas dan Uber Indonesia mendapat sambutan hangat. Tim Thomas dan Uber tiba di Jakarta setelah menempuh perjalanan udara selama lima setengah jam dari Kunshan, Tiongkok. Kedatangan tim disambut oleh tim PBSI, tim Kemenpora dan awak media di Bandara Soekarno-Hatta.  

“Terima kasih kepada masyarakat yang selama ini sudah mendukung perjuangan adik-adik kita. Walaupun belum berhasil mendapatkan Piala Thomas, tetapi saya cukup bangga, mungkin belum saatnya, saya yakin dengan upaya-upaya yang sudah dilakukan, tim Indonesia akan bisa membawa kebanggaan,” kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI yang datang dari Kunshan bersama tim. 

Pada kesempatan ini, Chef de Mission Tim Thomas dan Uber Indonesia, Achmad Budiharto, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat karena belum berhasil membawa tim merebut Piala Thomas. Tim Thomas Indonesia dikalahkan Denmark di partai final dengan skor 2-3. Sedangkan tim Uber dikalahkan Korea 0-3 di perempat final. 

“Dengan segala kerendahan hati, saya selaku pimpinan tim Thomas dan Uber mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, kami belum berhasil meraih Piala Thomas. Tapi tidak boleh rendah diri juga, dari dua pertandingan di Asia Team Championships dan putaran Final Piala Thomas, Indonesia masih yang terbaik di Asia,” papar Budiharto dalam acara konferensi pers di Terminal kedatangan Bandara Soekarto-Hatta.

“Kami tetap bersyukur dengan pencapaian tim Thomas, terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat kepada kami,” ujar Rexy Mainaky, Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia.

Gatot Dewa Broto, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI juga berada di tengah tim yang menyambut kedatangan tim Thomas dan Uber, mewakili Menpora Imam Nahrawi yang berhalangan hadir. Pada kesempatan ini, Gatot menyampaikan pesan Menpora berupa ucapan selamat atas pencapaian yang diraih tim Thomas pada ajang perebutan Piala Thomas 2016. 

“Pak Menteri bangga dengan apapun hasil yang diraih tim Thomas dan Uber, hasil ini lebih baik dibanding dua tahun lalu. Setelah ini, di pundak PBSI akan ada olimpiade Rio de Janeiro,” tutur Gatot. 

Para pemain akan segera kembali ke pelatnas Cipayung untuk mempersiapkan diri menuju kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 yang akan dilangsungkan di Istora Senayan, pekan depan. 

Sumber: badmintonindonesia. org

Denmark Raih Piala Thomas Pertama Kalinya, Indonesia Runner-Up

23 May 2016 Denmark Raih Piala Thomas Pertama Kalinya, Indonesia Runner-Up

Setelah delapan kali gagal di final, tim Denmark akhirnya berhasil merebut Piala Thomas untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pada partai final yang berlangsung di Kunshan Sport Center, tim Denmark mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2. Denmark memenangkan semua nomor tunggal sedangkan dua partai ganda diamankan Indonesia.

 

Laga terakhir yang mempertemukan Ihsan Maulana Mustofa dan Hans-Kristian Vittinghus dengan meyakinkan direbut Vittinghus dengan skor 21-15, 21-7. 

 

Sebagai pemain yang lebih berpengalaman, Vittinghus tampil lebih matang dan mengontrol kendali permainan. Sebetulnya tidak ada yang terlalu istimewa dari pemain Denmark ini, tetapi ia sangat ulet, konsisten dan jarang membuat kesalahan sendiri. Vittinghus cenderung menuggu Ihsan untuk membuat kesalahan dan poin yang ia raih banyak didapat dari kesalahan-kesalahan Ihsan.

 

Di game kedua, Ihsan tak dapat mengontrol keadaan dan kembali membuat banyak kesalahan sendiri yang semakin menguntungkan lawannya. Vittinghus yang sudah percaya diri dengan kemenangan di game pertama, makin sulit dihentikan. Sama seperti di game pertama, pemain Denmark ini banyak dapat poin ‘gratis’ dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan Ihsan. Bermain dalam tekanan, Ihsan tak dapat berbuat banyak, ia tertinggal jauh 4-11 di interval game kedua dan akhirnya menyerah di tangan Vittinghus.

 

“Saya sangat bahagia sekali akhirnya tim Denmark bisa menang Piala Thomas setelah delapan kali gagal di final. Sebuah kehormatan untuk saya diturunkan di laga final dan saya bisa menjadi penentu kemenangan tim Denmark,” kata Vittinghus yang tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya.

 

“Ihsan memang bermain dalam tekanan, kalau tidak tegang, saya rasa pertandingan akan lebih ramai. Saya sudah lihat permainan dia sebelumnya dan menurut saya dia adalah pemain yang bagus. Di awal permainan saya juga tegang, tetapi saya bisa mengatasinya. Saya lihat Ihsan sulit mendapatkan poin, pertahanan saya juga bagus. Saya betul-betul mempersiapkan diri dengan situasi seperti ini,” tutur Vittinghus. 

“Kami bangga dengan tim kami, ditengah berbagai kondisi termasuk pemain cedera, tim kami bisa memenangkan Piala Thomas,” ucap Lars Uhre, Manajer Tim Denmark.

 

Berikut hasil pertandingan tim Thomas Indonesia melawan Denmark :

 

Tommy Sugiarto vs Viktor Axelsen 17-21, 18-21

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Mads Pieler Kolding/Mads Conrad-Petersen 21-18, 21-13

Anthony Sinisuka Ginting vs Jan O Jorgensen 17-21, 12-21

Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen 21-16, 21-14

Ihsan Maulana Mustofa vs Hans-Kristian Vittinghus 15-21, 7-21

Sumber: badmintonindonesia. org

Susunan Tim Uber Indonesia vs Thailand

17 May 2016 Susunan Tim Uber Indonesia vs Thailand

Tim Uber Indonesia siang ini (Selasa, 17/5) akan menjalani pertandingan terakhir di penyisihan grup C Piala Uber 2016 melawan Thailand. Pertandingan ini tak lagi menentukan, artinya apapun hasilnya, putri-putri Indonesia tetap memastikan tiket perempat final. Namun, jika menang lawan Thailand, maka Indonesia akan menjadi juara grup dan jalan di perempat final akan lebih lapang.

 

“Kami mencoba untuk realistis, bukannya kalah sebelum bertanding, namun memang berat melawan tim Uber Thailand. Di atas kertas, mereka lebih unggul dari kami, akan tetapi peluang itu tetap saja ada,” kata Rexy Mainaky, Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia.

 

Memang bukan hal mudah bagi tim Uber Indonesia menghadapi Thailand. Tim yang dimotori oleh Juara Dunia 2013 Ratchanok Intanon ini memiliki kekuatan cukup merata di sektor tunggal putri. Tak heran jika Thailand kerap mengatur susunan tim agar tiga tunggal mereka turun terlebih dahulu. Sektor ganda Thailand memang tak sekuat tunggalnya.

 

Sebaliknya, Indonesia akan mengandalkan dua sektor ganda putri dan mencari peluang untuk mencuri poin di tunggal putri. Pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang biasanya turun di ganda kedua, kali ini didaulat menjadi ganda pertama. Rekor pertemuan kedua pasangan sementara imbang 1-1. Di Singapore Open Super Series 2016, Della/Rosyita menang dengan skor 21-19, 25-23. Pasangan Thailand kemudian membalas di Badminton Asia Championships 2016, juga dengan dua game langsung, 21-18, 21-16.

 

“Nomor ganda masih menjadi andalan, ganda putri Indonesia berpeluang ambil dua poin, satu poin lagi dari tunggal putri,” tambahnya.

 

“Semoga tim Uber Indonesia lebih termotivasi lagi pada pertandingan melawan Thailand,” tutur Rexy.

 

Nama Gregoria Mariska ada di daftar pemain tunggal putri yang turun melawan Thailand. Ini adalah laga pertama pemain muda ini selama Piala Uber 2016.

 

“Saya berterima kasih kepada tim atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada saya. Semoga saya bisa bermain maksimal, mengeluarkan semua kemampuan saya dan bisa menyumbangkan angka untuk tim Uber Indonesia,” ucap Gregoria.

 

Berikut susunan Tim Uber Indonesia vs Thailand:

 

Maria Febe Kusumastuti vs Ratchanok Intanon
Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari vs Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul

Hanna Ramadini vs Busanan Ongbumrungphan

Tiara Rosalia Nuraidah/Anggia Shitta Awanda vs Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai

Gregoria Mariska vs Nitchaon Jindapol

Sumber: Badmintonindonesia org