3 Hal Positif Usai Karantina Pebulutangkis Jelang Olimpiade

20 July 2016 3 Hal Positif Usai Karantina Pebulutangkis Jelang Olimpiade

Hendra Setiawan dkk telah selesai mengikuti program karantina pertama di Kudus, Jawa Tengah 11-17 Agustus lalu. Selama karantina, para atlet bulutangkis yang lolos ke Olimpiade menunjukan perkembangan signifikan

Dikutip dari laman PBSI, Chef de Mission tim bulutangkis Olimpiade 2016, Achmad Budiarto mengaku mendapat laporan objektif karantina yang sudah tercapai. Banyak hal positif yang didapat sembilan atlet usai mengikuti karantina pertama tersebut.

Saat ini, para atlet telah kembali ke Jakarta dan diberi waktu untuk bertemu keluarga sebelum berangkat ke Brasil. Selanjutnya tim Indonesia akan berangkat tanggal 27 Juli untuk menggelar karantina kedua terlebih dahulu di Sao Paulo sebelum memasuki perkampungan atlet beberapa hari jelang digelarnya Olimpiade.

Semoga dengan segala persiapan yang dilakukan, para atlet yang akan berlaga mampu memenuhi target dua medali emas dan tentunya bisa mengembalikan tradisi medali emas lewat cabang bulutangkis.

Berikut tiga hal positif yang didapat para atlet bulutangkis usai karantina pertama di Kudus:

1. Lebih Fokus

Tempat latihan yang jauh dari keramaian kota seperti Jakarta, ternyata bisa membuat para atlet yang akan berlaga di Olimpiade 2016 lebih fokus. Hal ini diutarakan oleh Chef de Mission tim bulutangkis Indonesia, Achmad Budiarto yang mendapat laporan postif dari tim pelatih atas hasil karantina.

Latihan Intensif secara tertutup serta ditunjang dengan fasilitas memadai, para atlet dikabarkan bisa jauh lebih berkonsentrasi dan tidak mendapat gangguan selama berlatih.

2. Semangat Baru

Tidak ada perbedaan antara latihan di Pelatnas Cipayung dengan karantina di Kudus. PBSI pun menghadiri lawan tanding yang juga berasal dari pelatnas. Hanya saja tim pelatih memberikan beberapa kegiatan tambahan seperti refreshing yang dinilai membuat suasana latihan semakin kondusif.

Dengan latihan yang kondusif seperti itu dikabarkan para atlet memiliki pemikiran yang segar, tidak jenuh dan makin bersemangat untuk merealisasikan target medali emas.

3. Kebersamaan

Jika di Pelatnas Cipayung tiap sektor berlatih sendiri-sendiri, lain hal nya ketika karantina di Kudus. Semua pemain menyatu dalam satu latihan dan saling bantu satu sama lain. Dampaknya pun cukup baik yakni suasana kebersamaan tim terlihat jelas disana.

Diharapkan kebersamaan ini bisa terus terjaga karena sangat diperlukan saat berlaga di Olimpiade nanti.

Sumber: indosport. com