Menpora Wujudkan Jaminan Hari Tua (JHT) Untuk Peraih Medali Olimpiade

21 July 2016 Menpora Wujudkan Jaminan Hari Tua (JHT) Untuk Peraih Medali Olimpiade

Jakarta - Rabu 20 Juli 2016 para atlet peraih medali di Olimpiade (Olympian), datang ke Kantor Menpora, Imam Nahwari sebagai bentuk apresiasi Jaminan Hari Tua (JHT).

Satu bulan yang lalu, Menpora berhasil mewujudkan Jaminan Hari Tua kepada mantan atlet Indonesia yang pernah meraih medali di Pesta Olahraga Terakbar Sejagat, Olimpiade.

Jaminan Hari Tua resmi diberikan kepada Olympian (peraih medali Olimpiade) dan Paralimpiade (Olimpiade Disabilitas) pada 2 Juni 2016. Keikut sertaan Indonesia di Olimpiade dimulai pada Olimpiade XV 1952 di Helsinki, Finlandia. Hingga kini Indonesia sudah mengumpulkan 6 medali emas, 10 medali perak dan 11 medali perunggu.

Total penerima Jaminan Hari Tua (JHT) peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade berjumlah 37 orang. Nominal JHT disesuaikan dengan jenis dan jumlah medali yang telah didapatkan.

Dari 34 peraih medali Olimpiade, ada 4 Olympian meraih dua medali, yaitu: 
- Susi Susanti (Bulutangkis) sebagai Olympian meraih dua medali, yaitu medali emas Olimpiade 1992 Barcelona dan perak Olimpiade 1996 Atlanta.
- Lisa Rambewas (Angkat Besi) raih 2 medali, yaitu perak di Olimpiade 2000 Sydney dan perak di Olimpiade 2004 Athena.
- Eko Yuli Irawan (Angkat Besi) raih perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan medali perunggu di Olimpiade 2012 London. 
- Triyatno (Angkat Besi) juga raih perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan medali perak di Olimpiade 2012 London.

Namun untuk Mia Audina, peraih perak di Olimpiade 1996 Atlanta tidak menerima JHT karena sudah pindah kewarganegaraan.

Jumlah nominal Jaminan Hari Tua (JHT):
- Emas 
IDR 20.000.000/ perbulan,
- P
erak IDR 15.000.000/ perbulan,
- Perunggu IDR 10.000.000/ perbulan

Jaminan Hari Tua tersebut berlaku seumur hidup, namun tidak bisa diwariskan jika Olympian sudah meninggal, dan JHT tidak berlaku untuk Olympian yang telah pindah kewarganegaraan.

JHT diusahakan oleh Menpora, Imam Nahwari sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari Negara, Pemerintah dan Bangsa. Kemenpora RI melalui Kemenkeu RI baru bisa memberikan JHT kepada peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade.

Sedang peraih medali Asian Games, SEA Games, PON serta multieven disabilitas, sedang diupayakan juga untuk mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT). Pemberian JHT menjadi pemicu atlet untuk ikut di Olimpiade dan meraih medali terbaik bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

Sumber: twitter resmi kemenporaan @MENPORA_RI
Foto: Nurfitriyana Saiman (Pemanah) peraih medali pertama Indonesia di Olimpiade.