Gita Wirjawan Kembali Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum PBSI

25 August 2016 Gita Wirjawan Kembali Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum PBSI

Gita Wirjawan kembali mencalonkan dirinya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Hal ini diungkapkan Gita saat ditanya wartawan mengenai rencana ke depannya soal PBSI. 

Gita telah memimpin PBSI sejak 2012. Masa jabatannya akan berakhir pada Musyawarah Nasional PBSI akhir tahun ini. 

“Saya sudah berembuk dengan teman-teman dan memutuskan untuk maju lagi sebagai Ketua Umum PBSI, jika diperkenankan,” kata Gita dalam konferensi pers di pusat bulu tangkis PBSI di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016.

“Untuk siapa saja yang akan maju nanti, semangatnya haruslah membuat atlet merasakan hasil kepengurusan secara konkret. Jadi, yang maju nanti, seharusnya bukan hanya mau, tapi juga punya kapabilitas,” Gita menambahkan.  

Gita juga membeberkan apa yang telah dia lakukan selama menjabat sebagai ketua umum PP PBSI. Yang dia singgung adalah misinya meningkatkan kesejahteraan atlet, yang sudah dilakukan dengan menerapkan sistem sponsor individual, serta keberhasilan atlet-atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjuarai kejuaraan-kejuaraan penting, seperti Kejuaraan Dunia, All England, Asian Games, beberapa kejuaraan super series—kejuaraan dengan kasta tertinggi di bulu tangkis, dan Olimpiade. 

Jika dipercaya kembali menjadi ketua nanti, Gita ingin meningkatkan kesejahteraan atlet-atlet di daerah. “Yang saya maksudkan adalah pengembangan atlet di klub. Saya ingin kesejahteraan mereka di klub juga diperhatikan,” ujarnya.  

“Sekarang, yang terjadi adalah seorang atlet pindah ke klub lain di daerah yang jauh karena klub di tempat asalnya tidak memadahi. Ke depannya, saya ingin mereka tetap dibina di klub asalnya,” Gita menambahkan.  

Gita juga menyinggung penerapan ilmu pengetahun dan teknologi olahraga, yang ingin dia kembangkan lagi di dunia bulu tangkis Indonesia, serta pembinaan usia dini. “Sejauh ini saya sudah cukup puas dengan pembinaan usia dini, tapi kami perlu tingkatkan lagi untuk sektor tunggal putri,” kata dia. 

Mantan menteri perdagangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga menyatakan akan mempertahankan orang-orang kunci di kepengurusan, seperti Rexy Mainaky, peraih medali Olimpiade 1996 yang kini diberi kepercayaan menjadi kepala bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI.

Sumber: Tempo. co