Klaim 18 Suara Solid, Kubu Wiranto Siap Menangi Ketua PBSI Aklamasi

27 October 2016 Klaim 18 Suara Solid, Kubu Wiranto Siap Menangi Ketua PBSI Aklamasi

Sebayak 18 pengurus provinsi (pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pendukung Wiranto sebagai calon ketua umum PP PBSI periode 2016-2020 mengklaim solid dan tak tergoyahkan. Mereka yakin siap meraih kemenangan secara aklamasi.

Juru bicara Forum Pengprov Pendukung Wiranto, Abdullah Fadri Auli mengatakan, pada Rabu (26/10) sebanyak 18 pengprov kubu Wiranto menyerahkan formulir pendaftaran calon ketua umum kepada tim penjaringan. “Namun Bapak Wiranto tidak hadir karena ada tugas mendadak perintah Presiden, sehingga diwakilkan para pengurus provinsi," kata Ketua Umum PBSI Provinsi Lampung Abdullah di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (26/10).

Adapun 18 pengprov PBSI pendukung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Riau, dan Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, dan Aceh.

Dikatakan, ada lima pengurus provinsi PBSI yang menarik dukungan dari calon ketua umum Gita Wirjawan dan menyerahkan dukungan kepada Wiranto. Mereka adalah Pengprov Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. "Dukungan lima provinsi itu hanya ditandatangani salah satu pengurus, bisa ketua umum pengprov ataupun sekretaris umum pengprov. Sementara formulir dukungan kali ini ditandatangani keduanya yaitu ketua umum dan sekretaris umum pengprov,” jelasnya.

Ketua Umum Pengprov PBSI Kalimantan Barat Syarif Abdullah Kadri mengatakan, alasan mencabut dukungan dari Gita karena sebelumnya mereka tidak tahu Wiranto bersedia menjadi salah satu kandidat. Setelah pihaknya bertemu dengan Wiranto, mereka optimistis bahwa Wiranto mampu mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia. “Saya optimistis beliau mampu memimpin PBSI secara mumpuni. Harapan kami beliau memiliki program pembinaan dan perekrutan atlet lebih merata lagi,” katanya.

Senada dikemukakan Ketua Pengprov PBSI Aceh, TB Herman yang mengatakan bahwa pihaknya tidak salah pilih, meski kedua calon sama-sama bagusnya. “Tapi tentunya, ada yang lebih bagus di antara keduanya. Tentunya, kami memilih Pak Wiranto,” paparnya.

Pembukaan pendaftaran calon ketua umum akan ditutup, Kamis 27 Oktober pukul 17.00 WIB, sementara Musyawarah Nasional pemilihan ketua umum akan digelar pada 30 Oktober - 1 November di Surabaya.

Sumber: beritasatu