Turnamen Jaya Raya Junior Jadi Ajang Seleksi untuk Kejuaraan Junior Asia dan Dunia

3 April 2018 Turnamen Jaya Raya Junior Jadi Ajang Seleksi untuk Kejuaraan Junior Asia dan Dunia

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menggunakan turnamen Pembangunan Jaya Raya Junior 2018 sebagai ajang pemantauan para atlet yang akan diturunkan di Kejuaraan Junior Asia (Asian Junior Championship/AJC) dan Kejuaraan Junior Dunia (World Junior Championship/WJC).

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti secara lebih spesifik mengatakan bahwa di turnamen ini, PBSI akan melakukan simulasi dan seleksi pemain untuk AJC dan WJC.

Susy bukan tanpa alasan melakukan hal tersebut. Pasalnya dalam turnamen yang akan berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, pada 3-8 April 2018 mendatang tersebut, tidak sedikit juga hadir kekuatan-kekuatan dari peserta negara lain.

Karena hal itu juga, Susy berharap para pemain yang diturunkan dalam turnamen ini mengerahkan seluruh kemampuannya, walau PBSI, disebut Susy, tidak menargetkan jumlah gelar.

"Untuk target kami harap para pemain bisa mencapai maksimal ya, namun yang utama di sini kami melakukan pemantauan pemain," ujar Susy.

Turnamen Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix Gold 2018, seperti dikutip dari Antara, akan diikuti oleh 1.054 atlet junior dari 19 negara yang akan bermain dalam tiga kategori yaitu U-15, U-17 dan U-19.

Dari jumlah peserta, Indonesia menjadi kontingen terbanyak yakni dengan 751 pemain yang berasal dari para pemain pelatnas (U-19) dan klub bulu tangkis di Indonesia.

Sementara negara lainnya, China dan Korea Selatan mengirim sebanyak 20 pemain, India dengan 57 pemain dan Jepang 9 pemain.

Adapun dari negara Asia Tenggara, Thailand mengirim 47 pemain, Malaysia 25 pemain dan Singapura 14 pemain.

Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix Gold 2018 ini merupakan turnamen terbuka yang tertinggi untuk level junior dan merupakan salah satu dari dua turnamen setingkat yang dilangsungkan di Benua Asia untuk kalender tahun 2018, selain di India pada 7-12 Agustus mendatang.

Untuk kategori U19, poin yang didapatkan satu pemain akan langsung diperhitungkan dalam peringkat BWF, sedangkan untuk kategori U-17 dan U15 diperhitungkan dalam peringkat Konfederasi Bulu Tangkis Asia.

Dilansir : netralnews.com