Alan Budikusuma: Persaingan Bulu Tangkis Dunia Semakin Berat

12 April 2016 Alan Budikusuma: Persaingan Bulu Tangkis Dunia Semakin Berat

Perkembangan bulu tangkis di lingkup dunia kini kian pesat. Terbukti negara minoritas pemain bulu tangkis seperti Spanyol justru dapat menyabet medali kejuaraan di ajang-ajang bergengsi bulu tangkis dunia melalui sosok Caroline Marin. 

Penyataan tersebut dilontarkan Alan Budikusuma, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 saat menghadiri Badminton on Mall di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Saat ini badminton menjadi olahraga yang luar biasa persaingannya. Pemenang kejuaraan dunia salah satunya dari Spanyol, negara yang mungkin tidak diperhitungkan dalam dunia bulu tangkis. Artinya bulu tangkis lebih mendunia daripada dulu,” ungkap legenda bulu tangkis kelahiran Surabaya, 20 Maret 1968 itu, Minggu (10/04/2016).

Lahirnya fakta tersebut , imbuh Alan, ada konsekuensi yang harus dihadapi pemain-pemain bulu tangkis Indonesia. “Persaingan akan semakin ketat, tugas PBSI semakin berat,” ujar dia.

Selain di negara seperti Spanyol, bulu tangkis juga mulai berkembang di Afrika Selatan dan Kolombia. Negar-negara yang tadinya tak tertarik dengan bulu tangkis mulai belajar mengenai olahraga tepok bulu ini.

“Mereka berbondong-bondong ke Indonesia melakukan study banding dan latihan. Bukan hanya teknik, fisik namun juga inovasi dan sains harus diadu. Sekarang siapa yang lebih siap akan menjadi pemenang,” papar suami Susi Susanti itu.

Sebagai legenda bulutangkis dunia, Alan merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut serta memassalkan bulu tangkis di kalangan generasi muda. “Di dunia sudah ada program shuttle time.Program mengenalkan bulu tangkis ke anak-anak. Saya lakukan itu sambil terus melakukan coaching clinic ke daerah-daerah,” terangnya.

Alan, dalam kesempatan tersebut mengatakan kejayaan bulu tangkis Indonesia harus  kembali cemerlang di mata dunia. “Indonesia harus bisa kembali dikenal sebagai gudangnya pemain bulutangkis profesional dunia,” harapnya.

Sumber: metrotvnews. com