Lima Pebulutangkis Indonesia Jadi Unggulan di Bitburger Open

31 October 2016 Lima Pebulutangkis Indonesia Jadi Unggulan di Bitburger Open

Setelah pekan lalu disuguhi turnamen berkelas Super Series Prancis Terbuka 2016, pekan ini para pecinta bulutangkis dunia akan kembali disuguhi turnamen yang tidak kalah menarik.

Turnamen berkelas Grand Prix Gold bernama Bidburger Badminton Open 2016, Jerman. Turnamen akan dihelat di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, mulai 1 hingga 6 November 2016.

Meski hanya berstatus turnamen kelas dua, turnamen berhadiah total $120 ribu atau setara Rp 1,5 miliar itu tetap menghadirkan sejumlah pebulutangkis top dunia. Bahkan sejumlah wakil Indonesia menjadi unggulan di turnamen tersebut.

Dilansir dari BWF Tournament Software, Senin (31/10), ada lima wakil Merah Putih yang menjadi unggulan dengan rincian 3 unggulan di sektor tunggal putra, 1 di ganda putri dan 1 di ganda campuran.

Seperti Jonatan Christie yang menjadi unggulan kelima, Ihsan Maulana Mustofa (6), Antohny Sinisuka Ginting (11), Tiara Riosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta (4/ganda putri) dan Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia (6) di ganda campuran.

Selain itu, ada beberapa wakil Indonesia yang tampil di turnamen tersebut sebagai non-unggulan, seperti pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Sufika serta Priskila Siahaya yang memulai dari babak kualifikasi tunggal putri.

Berikut unggulan pebulutangkis Indonesia di Bidburger Open 2016:

* Tunggal Putra

- Jonatan Christie (5)

- Ihsan Maulana Mustofa (6)
- Anthony Sinisuka Ginting (11)

*Ganda Putri

- Tiara Riosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta (4)

* Ganda Campuran

- Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia (6)

Sumber: analisadaily

Klaim 18 Suara Solid, Kubu Wiranto Siap Menangi Ketua PBSI Aklamasi

27 October 2016 Klaim 18 Suara Solid, Kubu Wiranto Siap Menangi Ketua PBSI Aklamasi

Sebayak 18 pengurus provinsi (pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pendukung Wiranto sebagai calon ketua umum PP PBSI periode 2016-2020 mengklaim solid dan tak tergoyahkan. Mereka yakin siap meraih kemenangan secara aklamasi.

Juru bicara Forum Pengprov Pendukung Wiranto, Abdullah Fadri Auli mengatakan, pada Rabu (26/10) sebanyak 18 pengprov kubu Wiranto menyerahkan formulir pendaftaran calon ketua umum kepada tim penjaringan. “Namun Bapak Wiranto tidak hadir karena ada tugas mendadak perintah Presiden, sehingga diwakilkan para pengurus provinsi," kata Ketua Umum PBSI Provinsi Lampung Abdullah di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (26/10).

Adapun 18 pengprov PBSI pendukung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Riau, dan Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, dan Aceh.

Dikatakan, ada lima pengurus provinsi PBSI yang menarik dukungan dari calon ketua umum Gita Wirjawan dan menyerahkan dukungan kepada Wiranto. Mereka adalah Pengprov Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. "Dukungan lima provinsi itu hanya ditandatangani salah satu pengurus, bisa ketua umum pengprov ataupun sekretaris umum pengprov. Sementara formulir dukungan kali ini ditandatangani keduanya yaitu ketua umum dan sekretaris umum pengprov,” jelasnya.

Ketua Umum Pengprov PBSI Kalimantan Barat Syarif Abdullah Kadri mengatakan, alasan mencabut dukungan dari Gita karena sebelumnya mereka tidak tahu Wiranto bersedia menjadi salah satu kandidat. Setelah pihaknya bertemu dengan Wiranto, mereka optimistis bahwa Wiranto mampu mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia. “Saya optimistis beliau mampu memimpin PBSI secara mumpuni. Harapan kami beliau memiliki program pembinaan dan perekrutan atlet lebih merata lagi,” katanya.

Senada dikemukakan Ketua Pengprov PBSI Aceh, TB Herman yang mengatakan bahwa pihaknya tidak salah pilih, meski kedua calon sama-sama bagusnya. “Tapi tentunya, ada yang lebih bagus di antara keduanya. Tentunya, kami memilih Pak Wiranto,” paparnya.

Pembukaan pendaftaran calon ketua umum akan ditutup, Kamis 27 Oktober pukul 17.00 WIB, sementara Musyawarah Nasional pemilihan ketua umum akan digelar pada 30 Oktober - 1 November di Surabaya.

Sumber: beritasatu

Owi/Butet Akan Bacakan Teks Sumpah Pemuda di Istana Negara

25 October 2016 Owi/Butet Akan Bacakan Teks Sumpah Pemuda di Istana Negara

Peraih medali emas ganda campuran Olimpiade 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendapat tugas khusus. Namun kali ini tidak berhubungan dengan olahraga, melainkan sebagai pembaca teks Sumpah Pemuda di Istana Negara, 28 Oktober mendatang.

Juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) Gatot S Dewa Broto mengatakan penetapan tugas untuk Owi/Butet tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala kepada Menpora Imam Nahrawi.

"Owi/Butet akan baca Sumpah Pemuda di Istana Negara yang akan dipimpin langsung Presiden Joko Widodo. Saya telah menghubungi Owi dan Butet yang saat ini tengah berada di Denmark usai tampil di Denmark Terbuka Superseries Premier 2016. Rencananya mereka beserta rombongan lain akan kembali ke Jakarta pada hari ini," ujarnya di Jakarta, Senin (24/10).

Menurutnya, pemilihan Owi/Butet ini merupakan kewenangan Presiden melalui Sekretaris Negara (Setneg). Rencananya sudah sejak dua pekan lalu dan pasangan bulutangkis terbaik ini mengaku siap dengan tugasnya.

Dikatakan, pemilihan atlet sebagai pembaca teks sumpah pemuda merupakan hal baru. Selain melambangkan Bhinneka Tunggal Ika, hal ini adalah momen terbaik di tengah naiknya prestasi keduanya di kancah internasional.

"Selain usianya masih terbilang muda, mereka juga jadi figur kebanggaan nasional yang menginspirasi pemuda lain. Pemuda masa kini yang perlu dicontoh," kata Gatot soal alasan di ballik pemilihan Tontowi dan Liliyana.

Akan ada dua acara digelar pada Perayaan Hari Sumpah Pemuda. Selain di Istana Negara, menurut Kepala Komunikasi Publik Kempora itu, pihaknya juga akan menggelar acara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 27 Oktober yang akan dipimpin langsung Menpora. Namun untuk Owi/Butet hanya ditugasi di Jakarta saja.

Sumber: beritasatu

Ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior, Indonesia Diminta Maksimal

24 October 2016 Ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior, Indonesia Diminta Maksimal

Dengan kekuatan 24 pemain junior Indonesia akan bertarung pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior. Pasukan Merah Putih itu diminta untuk meraih hasil semaksimal mungkin. 

Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior (BWF World Junior Championships) tahun ini akan dihelat di Bilbao, Spanyol, mulai 2-13 November. Ajang sedunia untuk para pemain di bawah U-19 tersebut memperebutkan gelar juara dari nomor perorangan dan beregu sekaligus. 

Nomor beregu dengan format serupa Piala Sudirman (beregu campuran) akan berlangsung pada 2-6 November 2016 untuk memperebutkan Piala Suhandinata. Adapun juara nomor perorangan yang dipertandingkan 8-13 Oktober diganjar piala Eye Level. 

Rombongan dijadwalkan akan berangkat ke Bilbao pada 29 Oktober dengan menumpang maskapai KLM Royal Dutch melalui Amsterdam.

Menurut ketua rombongan, Fung Permadi, para atlet sudah digembleng selama 1,5 bulan di Pusat Bulutangkis Indonesia, Cipayung, Jakarta Timur. Meski waktu persiapan cukup pendek, para pemain diminta untuk berfokus menuju ajang itu sejak hari pertama. 

"Jadi untuk persiapan ini memang seperti pertanyaan bercabang. Namanya persiapan pasti tidak pernah cukup, pasti ada kurang ini kurang itu. Apalagi yang kita bawa ini atlet-atlet di bawah usia 19 tahun," kata Fung, usai jumpa pers di Pelatnas PBSI, Cipayung, Senin (24/10/2016).

"Tapi kami berusaha untuk memfokuskan cara berpikir mereka, kemudian sikap dan hati mereka dalam menghadapi satu pertandingan, bagaimana membentuk mereka sebagai karakter juara. Itu kan semestinya menjadi tujuan pembinaan kita," lanjutnya. 

"Dan semakin ke sini pembentukan karakter kita memang tidak bisa cepat apalagi mereka datang dari latar belakang yang berbeda. Tetapi mereka semakin hari semakin sudah semakin baik, artinya cara menghadapi pertandingan dan situasi asrama di sini tentu ada perbedaan," jelas Fung.

Berkaca hasil serupa di level Asia (Asia Junior Championship) 2016, Indonesia diminta bisa minimal mengulangnya. Kala itu tim membawa pulang medali perak dan perunggu. Perak disumbangkan Gregoria Mariska dan perunggu dari ganda campuran Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu. 

"Kami berusaha agar anak-anak bisa tampil maksimal. Untuk di tunggal putri Gregoria saya kira cukup berpeluang karena melihat hasil dia di AJC. Begitu dengan tim beregu saya yakin tim Indonesia bisa mencapai hasil baik," harap pelatih PB Djarum itu.

Tahun lalu di ajang serupa, Indonesia berada di urutan keempat di bawah China, Malaysia, dan Taiwan dengan koleksi 1 perak dan 1 perunggu. Perak disumbangkan dari nomor beregu dan perunggu dari ganda campuran Fachriza Abimanyu/Apriani Rahayu. 


Mereka yang ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2016: 

Beregu
Tim putra :
Muhammad Rahmadhani Zulkifli, Chico Aura Dwi W, Andika Ramadiansyah, Rinov Rivaldi, Muhammad Fachrikar, Calvin Kriatanto, Bagas Maulana, Amri Syahnawi.

Tim putri :
Gregoria Mariska, Aurum Oktaviawinata, Apriani Rahayu, Tania Oktaviani Kusumah, Serena Kani, Mychelle Chrystine B, Vania Arianti Sukoco, Yulfira Barkah.

Perorangan
Tunggal putra : Chico Aura Dwi W, Muhammad Rahmadhani Zulkifli, Gatjra Piliang F, Ade Rizki Dwicahyo.

Tunggal putri : Gregoria Mariska, Gabriela Meilani Moningka, Aurum Oktavia Winata, Desandha Vegarani Putri.

Ganda putra :
Andika Ramadiansyah/Rinov Rivaldy
Calvin Kristanto/Bagas Maulana
Muhammad Fachikar/Rizki Adam

Ganda putri:
Serena Kani/Mychelle Crhystine B
Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto
Apriani Rahayu/Tania Oktaviani Kusumah

Ganda campuran :
Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu
Andika Ramadiansyah/Angelica Wiratama
Amri Syahnawi/Mychelle Crhystine B
Alfandy Rizki Putra Kasturo/Vania Arianti Sukoco.

Sumber: detik sport

Deklarasi Wiranto Untuk Pencalonan Ketua Umum PBSI

22 October 2016 Deklarasi Wiranto Untuk Pencalonan Ketua Umum PBSI

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jenderal TNI (Purn) Wiranto maju sebagai calon Ketua Umum (Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) masa bakti 2016-2020 yang akan dipilih pada Musyawarah Nasional (Munas) PBSI, di Surabaya, Jawa Timur, 30 Oktober-1 November 2016. Mantan Ketua Umum PB Forki dan PB GABSI ini mengaku mendapat dukungan dari 22 Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI.

Kesediaan Wiranto untuk maju disampaikannya dalam pertemuan Forum Pengprov PBSI yang mengusung tema ‘Rebut Kembali Kejayaan Bulutangkis Indonesia’ di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (15/10). Dalam kesempatan tersebut beberapa perwakilan dari ke-22 Pengprov membacakan pernyataan sikap mendukung penuh pencalonan Wiranto sebagai Ketum PBSI. Mereka yakin dan percaya di bawah kepemimpinan Wiranto, prestasi bulutangkis Indonesia akan kembali berjaya.

Tak hanya itu, mereka juga meyakini Wiranto akan mampu membangun komunikasi yang baik antara kepengurusan pusat dan daerah serta membantu peningkatan sarana dan prasarana secara merata di seluruh Indonesia.

“Sebagai bagian dari pemerintahan saat ini tentu saja saya tidak bisa nyelonong begitu saja. Saya sudah meminta ijin kepada Presiden. Alhamdulliah Presiden mengijinkan. Maka saya menerima dengan baik permintaan yang disampaikan 22 Pengprov dan bersedia untuk memimpin PBSI,” katanya.

Selain mendapat izin dari Presiden dan didukung 22 Pengprov PBSI, pria kelahiran Yogyakarta, 4 April 1947 ini juga mengaku terpanggil untuk mengembalikan kejayaan prestasi bulutangkis Indonesia agar kembali disegani lawan seperti di masa lalu.

“Prestasi bulutangkis kita sudah baik. Kita harus berterimakasih kepada Pak Gita Wirjawan (Ketum PBSI saat ini-red). Kiranya bisa ditingkatkan lagi. Seperti masa lalu. Dulu kita ditakuti dan disegani oleh kompetitor,” ujarnya.

“Saya dengar juara dunia tunggal putri yang berasal dari Spanyol berlatihnya di Indonesia. Ini perlu kita pikirkan. Ada yang perlu kita perbaiki dan tingkatkan. Apa yang dirintis oleh Pak Gita sudah bagus tetapi perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Secara terpisah Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta, Alex Tirta yang hadir dalam acara tersebut mengatakan pihaknya mendukung penuh pencalonan Wiranto dalam Munas PBSI. “Pak Wiranto memang pantas memimpun PB PBSI. Dan, saya yakin di bawah kepemimpinannya bulutangkis Indonesia bisa berjaya kembali,” katanya.

Sumber: Pos Kota