Apriyani/Fadia Nyusul, Bulutangkis Indonesia Ukir Rekor Baru di Ajang BWF World Tour Finals

29 November 2022 Apriyani/Fadia Nyusul, Bulutangkis Indonesia Ukir Rekor Baru di Ajang BWF World Tour Finals

Disusul Apriyani/Fadia, bulutangkis Indonesia mengukir rekor baru nan mentereng dalam keikutsertannya di turnamen penutup musim BWF World Tour Finals 2022.

Pebulutangkis ranking 15 dunia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sejatinya tidak lolos kualifikasi BWF World Tour Finals 2022 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 7-11 Desember.

Hal itu lantaran hasil dari partisipasinya di BWF World Tour Super 100-Super 1000 di musim ini, hanya mampu membuat mereka finis di ranking sembilan klasemen race to Bangkok.

Mereka hanya bisa lolos jika ada satu dari delapan peserta kualifikasi memutuskan mundur atau menolak undangan dari BWF untuk tampil di ajang tersebut.

Seakan durian runtuh, Apriyani/Fadia pun mendapatkan kesempatan tampil di BWF World Tour Finals 2022 setelah pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida menolak undangan.

Hal itu sebagaimana dilansir dari unggahan instagram badmintalk_com. Tidak disebutkan alasan mengapa wakil Jepang itu mengundurkan diri.

Sepertinya Nami Matsuyama sendiri mengalami cedera sejak mereka tampil di ajang Australian Open 2022, pertengahan November lalu.

Lolos kualifikasi BWF World Tour Finals 2022 secara dramatis di detik-detik akhir, Apriyani/Fadia turut mengantarkan Indonesia dalam mencetak rekor mentereng di ajang ini.

Karena total Indonesia mengirimkan tujuh perwakilan yang tersebar di lima sektor, dan ini pertama kalinya diukir oleh para atlet Garuda di ajang ini. Hal itu diutarakan oleh twitter badmintontalk.

“Sejarah untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki perwakilan di lima sektor untuk final super series/World Tour Finals,” tulis badmintontalk.

Tampilnya Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ajang ini, sekaligus menghindarkan Indonesia dari rekor buruk yang nyaris pertama kalinya tidak bisa mengirim wakilnya di sektor ganda putri untuk BWF World Tour Finals.

Gregoria Mariska tampil di BWF World Tour Finals 2022 sekaligus mengakhiri 13 tahun penantian Indonesia untuk mengirim wakil tunggal putri di ajang ini.

#rivaisport #apriyanirahayu #sitifadiasilvaramadhanti

Dikutip: indosport.com

Syabda, Ikhsan, Christian dkk Kurang Jam Terbang, Ini Tanggapan Pelatih Tunggal Putra Indonesia

27 November 2022 Syabda, Ikhsan, Christian dkk Kurang Jam Terbang, Ini Tanggapan Pelatih Tunggal Putra Indonesia

Indonesia memiliki tunggal putra lapis kedua. Mereka adalah Syabda Perkasa Belawa, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Christian Adinata, dan Bobby Setiabudi.

Mereka belum mendapat banyak kesempatan berlaga pada turnamen BWF World Tour. Dari empat pemain lapis kedua, hanya Syabda Perkasa Belawa yang tahun ini meraih gelar pada Malaysia International Series.

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan Christian Adinata tampil pada Australian Open 2022 yang masuk BWF World Tour Super 300, tetapi belum berhasil melangkah lebih jauh.

Ikhsan dan Christian mengatakan bahwa mereka minim pengalaman bertanding pada turnamen level tinggi.

Pelatih tunggal putra, Irwansyah, menanggapi hal tersebut dengan merencanakan pemain lapis kedua untuk meningkatkan level mereka agar bisa mendekati Anthony, Jonatan, Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

"Rencana saya juga begitu. Pemain lapis dua ini saya paksa untuk mengejar, jadi levelnya tu secepatnya mau dinaikkan," kata Irwansyah kepada media, di pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

"Mudah-mudahan tahun depan ranking yang mereka miliki bisa membuat mereka masuk turnamen level 300 dan 100 ke atas. Empat ini (Anthony, Jonatan, Shesar, dan Chico) sudah di atas. Tetapi, pemain bawah mau mengejar rivalnya tetap bagus," ucap Irwansyah.

"Pandemi Covid-19 membuat mereka jadi kurang jam terbang. Kalau pemain kurang jam terbang akan sulit beradaptasi dengan situasi di lapangan pertandingan atau lampu di lapangan. Berbeda dengan kejuaraan level Challenge, series dengan turnamen Super 300 ke atas."

"Situasinya saja berbeda. Mereka harus terbiasa. Insha Allah kedepannya kami buat semaksimal mungkin,"

"Kalau laporan ke saya, kenapa kalah? aduh masih beban. Jadi dari situ ke depan saya kasih tahu, mainnya harus lebih lepas karena kualitas permainan mereka sudah bisa mengimbangi pemain level atas juga,"

"Tinggal pola pikir saja. Semua karena pola pikir salah jadi tidak bagus. Kalau biasa saja, itu yang harus diperbaiki dari cara berpikir, jangan terbebani sendiri," tutup Irwansyah.

#bulutangkis #badminton

Dikutip: bolasport.com

Gregoria Dapat Undangan, Indonesia 6 Wakil di BWF World Tour Finals

26 November 2022 Gregoria Dapat Undangan, Indonesia 6 Wakil di BWF World Tour Finals

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung dipastikan tampil dalam turnamen penutup musim BWF World Tour Finals 2022 yang akan digelar di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, 7-11 Desember 2022.

PP PBSI dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 26 November 2022, mengatakan telah menerima surat undangan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk Gregoria setelah salah satu dari delapan peserta tunggal putri mengundurkan diri. Namun BWF tidak menyebut pebulutangkis yang mundur tersebut.

Gregoria bersyukur bisa mendapat kesempatan tampil di BWF World Tour Finals 2022 meskipun sebatas pemain pengganti. Apalagi dia menjadi tunggal putri Indonesia pertama yang tampil di ajang bergengsi itu sejak pertama kali dikenalkan pada tahun 2018.

"Puji Tuhan senang dan tidak menyangka saya bisa lolos. Setelah Australian Open 2022 posisi saya masih di nomor 13, tetapi karena peraturan ada di daftar tunggu nomor satu," ungkap Gregoria.

"Sekali lagi saya bersyukur bisa main di sana, tetapi saya tidak mau berpuas diri dulu. Pasalnya saya main karena menggantikan posisi pemain lain," kata dia.

"Waktu persiapan memang mepet. Saya hanya punya waktu kurang dari dua pekan untuk latihan, tetapi saya akan memanfaatkan kesempatan dan waktu sebaik mungkin," kata juara dunia junior 2017 itu.

"Untuk target, pastinya mau yang terbaik di sini," katanya lagi.

Dengan demikian, Indonesia mempunyai enam wakil pada turnamen berhadiah total 1,5 juta dolar AS (Rp23,5 miliar) itu. Sebelumnya, Indonesia sudah terlebih dahulu meloloskan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

#rivaisport #bulutangkis #badminton #gregoriamariskatunjung

Dikutip: viva.co.id

Kalender 2023 Turnamen Badminton Bulan Januari, Ada yang Berhadiah Capai Rp. 19 Miliar!

24 November 2022 Kalender 2023 Turnamen Badminton Bulan Januari, Ada yang Berhadiah Capai Rp. 19 Miliar!

kalender 2023 Badminton di bulan Januari menyajikan sejumlah turnamen yang bergengsi.

Satu diantaranya adalah turnamen BWF super 1000 yang berlangsung di Negeri Jiran.

Adalah Malaysia Open yang dijadwalkan terlaksana pada 10-15 Januari 2023.

Tentu turnamen Badminton ini bisa menjadi satu diantara upaya pebulutangkis dunia yang absen pada BWF World Tour Finals bulan Desember 2022 di Bangkok Thailand.

Malaysia Open 2023 pun menyajikan hadiah yang fantastis.

Dilansir dari laman resmi BWF, total hadiah Malaysia Open 2023 adalah 1.250.00 dolar Amerika Serikat.

Jika dirupiahkan, maka Malaysia Open 2023 menyajikan uang tunai Rp.19 Miliar lebih.

Indonesia juga berkesempatan menggelar turnamen Badminton di Januari. Indonesia Masters 2023 yang berlaberl super BWF super 500.

Berikut kalender 2023 Badminton di Bulan Januari

* Malaysia Open 2023, 10-15 Januari.

Kuala Lumpur, BWF World Tour Super 1000
Prize Money: $1,250,000

* Estonian International 2023, 12-15 Januari.

Tallinn, International Series
Prize Money: $5,000

* India Open 2023,17-22 Januari

New Delhi, BWF World Tour Super 750
Prize Money: $900,000.


* Indonesia Masters 2023, 24-29 Januari

Jakarta, BWF World Tour Super 500
Prize Money: $420,000

* Iceland International 2023, 26-29 Januari.

Reykjavik, Future Series

* Swedish Junior 2023, 27-29 Januari.

Uppsala, Junior International Series.

* Iran Fajr International Challenge 2023, 31 Januari-04 Februari.

Tehran or Tabriz, International Challenge
Prize Money: $15,000

* Thailand Masters 2023, 31 Januri -05 Februari.

Bangkok, BWF World Tour Super 300
Prize Money: $210,000

#rivaispors #bulutangkis #badminton


Dikutip: Tribunnews.com

BWF World Tour Finals 2022 - Fajar/Rian Unggulan Ke-1, 2 Wakil Indonesia Pimpin Daftar Tunggu

23 November 2022 BWF World Tour Finals 2022 - Fajar/Rian Unggulan Ke-1, 2 Wakil Indonesia Pimpin Daftar Tunggu

Daftar Pemain Sementara BWF World Tour Finals 2022
*urutan pemain sesuai dengan ranking akhir Race To Guangzhou (Bangkok)

Tunggal Putra
1. Viktor Axelsen (Denmark)
2. Chou Tien Chen (Taiwan)
3. Prannoy H. S. (India)
4. Jonatan Christie (Indonesia)
5. Kodai Naraoka (Jepang)
6. Lu Guang Zu (China)
7. Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)
8. Loh Kean Yew (Singapura)

Tunggal Putri
1. Chen Yu Fei (China)
2. Tai Tzu Ying (Taiwan)
3. He Bing Jiao (China)
4. An Se-young (Korea Selatan)
5. Pusarla V. Sindhu (India)
6. Ratchanok Intanon (Thailand)
7. Busanan Ongbamrunghphan (Thailand)
8. Akane Yamaguchi (Jepang)

Ganda Putra
1. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia)
2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia)
3. Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia)
4. Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China)
5. Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark)
6. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)
7. Choi Sol-gyu/Kim Won-ho (Korea Selatan)
8. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)

Ganda Putri
1.Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong (Korea Selatan)
2. Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China)
3. Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard (Thailand)
4. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China)
5. Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
6. Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand)
7. Vivian Hoo/Lim Chiew Sien (Malaysia)
8. Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)

Ganda Campuran
1. Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China)
2. Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
3. Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China)
4. Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia)
5. Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia)
6. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Indonesia)
7. Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis)
8. Yuta Watanabe/Arisha Higashino (Jepang)

Ada dua pemain Indonesia yang menempati daftar tunggu pertama, karena berhasil berada diposisi 9 ranking BWF.
Mereka, Gregoria Mariska Juntung (Tunggal Putri) dan Apriyani Rahayu/ Siti Fadia Silva Ramadhanti (Ganda Putri).

#rivaisport #bulutangkis #badminton

Dikutip: bolasport.com