PBSI Ultimatum Ganda Campuran, Target Tahun Depan Minimal Semifinal

18 September 2022 PBSI Ultimatum Ganda Campuran, Target Tahun Depan Minimal Semifinal

Sektor ganda campuran Indonesia saat ini minim prestasi. Padahal, dulu nomor ganda campuran menjadi andalan untuk bisa mendulang prestasi. Namun, sejak duet Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir pensiun, prestasi sektor tersebut menurun.

Saat ini Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi pasangan andalan di Pelatnas PBSI. Pasangan ranking 18 dunia ini sudah lama tak merengkuh titel juara. Terakhir kali, Rinov/Pitha menjadi yang terbaik pada Spain Masters 2021 di Palacio de los Deportes Carolina Marin, Huelva, 18-23 Mei 2021.

Sementara Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso, belum bisa berbicara banyak. Peringkat pun, dua pasangan ini juga masih berada di luar 30 dunia.

Situasi tersebut jelas mendapatkan sorotan sekaligus PR berat bagi PBSI. Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, sempat mengatakan kalau saat ini memang ganda campuran sedang dalam masa transisi.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, sampai kapan masa transisi ini berakhir? Rionny ingin ganda campuran Indonesia segera melewati masa tersebut pada tahun ini.

"Saya harap mereka tahun ini (masa transisinya). Biar mereka tahun depan ada gambaran," papar Rionny, Jumat (16/9/2022).

"Saya harapkan mereka seperti itu, sudah masuk transisi, tahun depan sudah bisa ke semifinal ke atas targetnya," sambungnya.

Disisi lain, Rionny paham betul bahwa peta persaingan di sektor ganda campuran memang berat. Mengingat masih banyaknya pasangan yang masih sampai bermain sekarang pada era Tontowi/Liliyana.

"Karena justru yang berat memang ganda campuran karena saingannya Tontowi/Liliyana yang dulu bagus-bagus, mereka masih bercokol (sampai sekarang). Itu PR berat buat Nova," pungkas Rionny.

#rivaisport #bulutangkis #badminton #gandacampuran #pbsi

Dikutip: Sindonews

Cari Formula Baru, PBSI Bongkar-Pasang Tiga Ganda Putri Indonesia

17 September 2022 Cari Formula Baru, PBSI Bongkar-Pasang Tiga Ganda Putri Indonesia

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memutuskan untuk membongkar pasang tiga ganda putri sebagai upaya penyegaran sekaligus mencari pasangan yang pas dan cocok dalam menghadapi berbagai turnamen ke depan. Tiga pasangan baru tersebut adalah Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari, Nita Violina Marwah/Tryola Nadia, dan Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum. Ribka/Lanny bahkan dijadwalkan memulai debutnya di Vietnam Open 2022 pada 27 September-2 Oktober sebelum berlanjut ke Indonesia International Challenge 2022 dan Indonesia Masters Super 100 di Malang.

Pelatih ganda putri Eng Hian berharap para pemain terutama Ribka, Nita, dan Tryola yang sudah di kelas ganda putri utama Pelatnas itu dapat langsung berprestasi meskipun baru dipasangkan.

“Ini adalah bentuk penyegaran dan kami mencari pasangan yang bisa menyokong ganda putri yang di atas, Apri/Fadia dan Ana/Tiwi. Salah satu caranya dengan cara seperti ini untuk tetap tujuannya mencari pasangan yang lebih baik," ucap Eng Hian dalam keterangan resmi PSBI.

Eng Hian menambahkan bongkar-pasang ini harus segera dilakukan untuk mendapat formula baru, terlebih dengan kondisi ganda putri saat ini. Putri Syaikah dan Melani Mamahit yang masih cedera, serta Febby Valencia Dwijayanti Gani yang telah menyatakan mundur dari pelatnas PBSI. Terkait status Febby, Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky masih menunggu surat resmi pengunduran diri yang bersangkutan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI tempat Febby bernaung.

"Febby secara pribadi memang sudah mengajukan pengunduran diri dari pelatnas PBSI Cipayung tapi secara administrasi masih menunggu surat resmi dari Pengprov PBSI Jawa Tengah," ujar Rionny. Utak-Atik pasangan juga dilakukan sektor ganda campuran. PBSI akan mencoba duet pasangan baru Adnan Maulana/Nita Violina Marwah.

#rivaispor #bulutangkis #badminton

Dikutip: Viva.co.id

Curhat Pramudya Kusumawardana, tentang Yeremia Rambitan Cedera

16 September 2022 Curhat Pramudya Kusumawardana, tentang Yeremia Rambitan Cedera

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana, bercerita soal kondisinya selama sang partner bermain, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, mengalami cedera. Dia pun mengaku sempat merasa down dengan cedera Yeremia karena membuatnya terpaksa ikut menepi dari lapangan.

"Ya perasaannya sedih, ibaratnya kalau saya sendiri kan sehat ya. Jadi sehat tapi enggak bisa tanding lebih gimana gitu rasanya, aneh saja gitu," ungkap Pramudya kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (15/9/2022).

"Tapi, ya enggak boleh gitu ya, ibarat kalau satu sakit, ikut sakit juga. Jadi ya harus lebih dikuatkan lagi mentalnya, mungkin refleksi diri sendiri lagi, kurangnya apa. Lebih kayak gitu saja sih," lanjut pemain kelahiran Sukabumi itu.

"Kalau yang awal dia jatuh belum kepikiran bakal absen panjang karena saya enggak engeh kalo dia bakal separah itu,” jelas Pramudya.

“Karena kalau dilihat dari videonya ya, dia jatuh tapi kayak bukan lagi jumping atau lagi gimana gerakannya. Jadi ya sedih, cuma belum tahu berhentinya bakal lama," sambung Pramudya.

Meski begitu, karena kedekatannya dengan Yeremia begitu erat, Pramudya memilih setia. Pada satu kesempatan, Pramudya tidak ingin berpasangan dengan pemain lain dan menunggu Yeremia pulih dari cedera untuk kembali bermain bersama.

Pemain berusia 21 tahun itu merasa hubungannya dengan Yeremia sudah sangat klop, baik di luar maupun di dalam lapangan. Apalagi, keduanya sempat berjuang keras untuk membangun chemistry sejak diduetkan pada awal 2019.

"Ya karena kita partneran enggak sebentar ya, sudah lama juga, terus tujuannya kita sama juga. Visi misi sama. Masa karena cobaan segini kita sudah nyerah saja. Ya pasti mau fight (bareng) terus. Kita sudah bangun kedekatan dari nol juga," jelas Pramudya.

Namun, pada akhirnya, Pramudya tetap akan dipisah sementara dengan Yeremia sembari menunggu partnernya itu pulih. Terdekat, Pramudya akan diduetkan dengan Rahmat Hidayat untuk tampil di Indonesia International Challenge di Malang (11-16 Oktober) dan Indonesia Masters 2022 Super 100 (18-23 Oktober).

Dikutip: sport.okezone

Fajar/Rian Targetkan Masuk 3 Besar Dunia Akhir Tahun 2022

15 September 2022 Fajar/Rian Targetkan Masuk 3 Besar Dunia Akhir Tahun 2022

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto punya target besar untuk menutup 2022. Bukan hanya podium juara, Fajar/Rian berharap bisa menembus peringkat tiga besar dunia.

"Kita mempunyai target ingin tembus dua besar, minimalnya tiga besar di akhir tahun," kata Fajar Alfian ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu (14/9/2022).

1. Jadi modal hadapi kualifikasi Olimpiade Paris 2024
Ditanya soal apakah keinginannya menembus tiga besar dunia adalah untuk dijadikan modal menembus kualifikasi Olimpiade Paris 2024 tahun depan, Fajar tidak menampik.

Dia memahami semua atlet di dunia tentu berkeinginan tampil di ajang Olimpiade. Fajar berharap langkahnya dan Rian bisa lebih mudah jika berhasil menembus tiga besar dunia.

"Kalau kita di dua besar, tiga besar, kita pasti seeded dari draw memungkinkan kita lebih enak dan nggak ketemu unggulan lainnya di babak pertama atau babak kedua," kata Fajar.


2. Tak mau terlalu menggebu-gebu
Menembus kualifikasi Olimpiade Paris 2024 menjadi target besar Fajar/Rian. Meski begitu, keduanya justru tak mau terlalu menggebu-gebu mengejar target.
Fajar mengaku banyak belajar dari pengalaman jelang Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

"Olympic tahun 2020 Tokyo, kita terlalu pengen akhirnya perjalanannya itu gak maksimal. Jadi sekarang kita jalanin aja dan bagaimana caranya kita main terbaik aja sih," kata Fajar.

3. Catatan apik Fajar/Rian tahun ini
Sepanjang 2022, Fajar/Rian memang memiliki catatan prestasi manis. Fajar/Rian sudah menjajaki kaki di tujuh babak final turnamen BWF.

Dari ketujuh laga final, Fajar/Rian bawa pulang gelar juara dari Swiss Open 2022, Indonesia Masters 2022, dan Malaysia Masters 2022.

Sementara empat final lainnya diselesaikan Fajar/Rian sebagai runner-up yakni pada ajang Thailand Open 2022, Korea Open 2022, Malaysia Open 2022, dan juga Singapore Open 2022.

#rivaisport #bulutangkis #badminton #fajaralfian #muhammadrianardianto

Dikutip: IDN Times

Fun Turnamen, Cara Valentino Jebret Buat Masyarakat Cinta Bulutangkis

14 September 2022 Fun Turnamen, Cara Valentino Jebret Buat Masyarakat Cinta Bulutangkis

Valentino Simanjuntak atau yang lebih dikenal dengan nama Valentino Jebret menggandeng selebriti, konten kreator, eks atlet pelatnas hingga legenda badminton Indonesia untuk mengadakan turnamen bulutangkis. Turnamen itu digelar dengan tujuan kembali memasyarakatkan olahraga badminton atau bulutangkis. "Turnamen ini menyatukan pemain yang masih aktif tapi jalur mandiri, kemudian mantan pemain dan selebritas, jadi ada hiburannya juga," ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Turnamen itu akan bertajuk PB Ina Fun Tournament yang akan berlangsung di Candra Wijaya International Badminton Center, kawasan BSD Tangerang Selatan, pada 17-18 September 2022. Turnamen tersebut lebih menampilkan sisi entertainment untuk menarik minat lebih banyak masyarakat terhadap bulutangkis.

"Karena jalur serius sisi prestasi ada di pelatnas dan di daerah juga ada. Kita enggak main di situ, jadi kita independen bikin yang bisa meramaikan bulutangkis Tanah Air dan mudah-mudahan dampaknya bagus untuk pembinaan bulutangkis yang ada di seluruh Indonesia," ujarnya.

Turnamen tersebut terbagi menjadi dua kelompok. Dalam satu kelompok akan terdiri dari 8 orang yang dibuat menjadi 4 pasang. Masing-masing mereka akan bertemu lalu juara pertama dan kedua akan kembali bertemu di babak penentuan. "Kita sistemnya kayak Liga Champions, jadi setiap pertandingan akan ada hadiahnya. Jadi semakin dia menang, hadiahnya akan semakin banyak," ujar Valentino.

Mereka yang tergabung di dalam Grup A adalah Rian Agung/Valentino Jebreeet, Kuncir Mawar/Tommy Sugiarto, Bangpen/Candra Widjaya, dan Sadi Bajuri/Reza Pahlevi. Kemudian di Grup B ada Joshua Suherman/Haryanto Arbi, Agrippina/Yudha Keling, Debby Susanto/Andrei Adistia dan Bellatrix/Sabar Gutama.

Nama-nama tersebut tidak asing di telinga pecinta bulutangkis. Mereka akan bertanding dan menyebar kecintaan terhadap olahraga tersebut kepada masyarakat.

"Saat ini masih sedikit, mudah-mudahan lewat turnamen bisa kasih hiburan dan passion orang tua yang mau kasih izin anaknya jadi atlet bulutangkis," ucapnya.

#rivaisport #bulutangkis

Dikutip: viva.co.id